Andi Aprido, Pembatik Tulis Muda dengan Karya Luar Biasa
Batik merupakan warisan budaya khas Indonesia yang masih dilestarikan hingga sekarang. Setiap daerah memiliki batik dengan ciri khas yang berbeda beda yang dapat merepresentasikan daerah itu sendiri. Misalnya, batik papua bergambar cenderawasih yang menunjukkan burung cenderawasih sebagai fauna yang ada di Papua. Umumnya, batik digunakan pada acara formal maupun Informal. Menurut proses pembuatannya batik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu batik tulis dan batik printing/cetak. Apa yang membedakan antara batik tulis dan batik printing? Pertanyaan ini mendorong penulis untuk melakukan wawancara via telfon dengan pemilik usaha batik yang ada di Timika.
Andi Aprido atau yang biasanya disapa mas Andi adalah pembatik tulis yang memulai usaha Batik di tahun 2018. Bermula dari ketertarikan dalam menggambar mengantarkan mas Andi untuk memulai bisnis batik tulis. Pada awalnya ia belum mempelajari secara spesifik mengenai teknik-teknik dalam membuat batik tulis. Lewat percobaan dan pengamatan yang dilakukan secara berulang ia pun mendapatkan teknik yang tepat dalam pembuatan batik tulis.
“ Proses pembelajarannya sudah dimulai sejak 2015 tapi masih tahap awal dalam mempelajari pewarnaan dan teknik-teknik nya jadi memang banyak yang harus dipelajari. Setelah bisnis( Batik Andi) berdiri untuk pertama kalinya, akhirnya mulai berkembang teknik dan cara pembuatan batik sehingga berdiri (bisnis) batik hingga sekarang ini” ucap mas Andi
Usaha Batik Andi terletak di Jalan Budi Utomo, Timika. Masih bersifat home industrial, pembelian dan penjualan batik tulis masih dilakukan di rumah namun pembeli tidak perlu khawatir karena akses menuju lokasi masih di pusat kota dan mudah dijangkau. Penjualan juga dilakukan lewat media sosial Instagram.
Ibu Endy, selaku instruktur dari Batik Andi menjelaskan terdapat perbedaan antara batik tulis dan batik Printing/cetak. Untuk batik tulis dibuat dengan tulisan tangan dan memiliki pewarnaan yang agak rumit serta membutuhkan proses pembuatan yang lama sedangkan batik printing/cetak biasanya menggunakan alat khusus, bisa diprint sesuai kemajuan teknologi zaman sekarang atau menggunakan cetakan yang sudah dibuat untuk batik.
“ Harus bisa melukis dan (memiliki) kreativitas dalam membuat batik tulis. Harus tekun dan telaten” ucap bu Endi
Pembuatan batik tulis juga harus memperhatikan tahapan-tahapan dalam pembuatan nya. Pertama harus membuat sketsa terlebih dahulu. Selanjutnya sketsa dipindahkan ke kain. Kemudian sketsa yang sudah dipindahkan ke kain dicanting menggunakan lilin malam. Setelah itu diwarnai dengan memilih salah satu dari berbagai macam cara pewarnaan. Lalu kain yang sudah diwarnai dilorot dan dilarutkan menggunakan pelarut. Setelah terlarut semua akan terlihat gambar dan pewarnaannya.
Proses pembuatan yang cukup rumit dan lama menjadikan batik tulis sebagai produk yang memiliki nilai tinggi.
“ Harga nya beda jauh karena prosesnya sangat rumit. Tidak mudah karena butuh keahlian, harus punya imajinasi, dan keterampilan melukis” ucap bu Endi
Nama : Aldian Lukmanul Hakim
NIM : 23041184381
Kelas : H

Komentar
Posting Komentar