"Kerupuk Rambak: Camilan Renyah Dan Lezat Yang Menjadi Salah Satu Oleh-Oleh Khas Mojokerto”

 Surabaya (18/09/2023) - Kerupuk rambak merupakan salah satu makanan oleh-oleh khas yang bisa kita jumpai di Kabupaten Mojokerto.

Kerupuk ini terbuat dari kulit sapi yang mana pembuatannya ini susah-susah gampang karena dengan proses yang agak lama dan butuh keterampilan khusus dalam mengolahnya.

Kerupuk ini biasanya dikonsumsi sebagai camilan ringan, suguhan tamu ataupun teman makan. Dengan karakternya yang bertekstur, gurih, dan renyah membuat kita menyajiikannya dengan minuman-minuman yang beragam seperti air mineral, es sirup, dan es teh sebagai pelengkap.

Alvin(19) merupakan seorang putra dari pemilik produksi industri kerupuk rambak rumahan yang berada di kecamatan Bangsal, kabupaten Mojokerto.

Alvin mengaku bahwa kerupuk rambak yang diproduksi oleh keluarganya telah berjalan dari tahun 2011.

“proses pembuatan kerupak rambak lumayan lama, mulai dari merebus kulit sapi pada air yang mendidih,penjemuran, pemotongan kulit, pemberian bumbu, pengalupan, pengemasan hingga penjualan” ujarnya.

Alvin mengatakan, bentuk dari kerupuk rambak yang diproduksinya bisa request sesuai dengan permintaan pelanggan, tetapi pada umumnya bentuk yang diolahnya berbentuk persegi panjang ataupun kotak.

Kerupuk rambak milik Alvin ini di banderol dengan harga RP.90.000-Rp.100.000 per kilogram untuk tipe persegi panjang, sedangkan Rp.97.000-Rp.100.000 per kilogram untuk tipe kerupuk rambak yang kotak.

Selain penjualan yang berupa produk mentah, produksi alvin sekeluarga pun menjual produk yang matang atau kerap kita sebut siap saji.

Proses penggorengan kerupuk rambak pun sebenarnya memiliki teknik yang lumayan berbeda, agar menciptakan rasa yang enak nan renyah. Penggorengan kerupuk rambak tersebut bisa menggunakan minyak yang banyak dan api yang sedang dengan cara yang teratur dengan di bolak-balik.

Kerupuk rambak rumahan milik keluarga alvin telah sampai ke beberapa daerah yang ada di Indonesia, seperti Kediri, Magetan, Surabaya, Kalimantan, Malang dan beberapa lota lainnya.

“Rating untuk kerupuk rambak milik mas alvin ini saya beri 10/10 karena sekali saya makan bawaannya ingin makan terus, nagih terus lah pokoknya” ujar gilang, konsumen dari kerupuk rambak keluarga Alvin.

NAMA : KAMELIA ROUDLOTIN

NIM : 23041184351

KELAS : 2023H


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasakan makanan resto (MKR) khas pakistan yang lagi viral di daerah KH Mas Mansyur

Peresmian Gedung PW Muslimat NU

Transformasi Preferensi Media: Dari Bioskop ke Netflix