"Pedang sate"

 Seorang suami istri, Mukrim dan Ernawati mempunyai usaha menjadi pedagang sate madura.

Ketintang 1, 23 September 2023 - Sorang suami istri yang bernama Mukrim dan Ernawari, yang merupakan seorang pedagang sate, Beberapa hari yang lalu, saya menemui pedagang sate di depan kost saya, di Karang Rejo, untuk membeli sate. Kondisi wilayahnya, di tepi jalan dan juga di kawasan kost. Pada saat itu la saya meminta izin untuk mewawancarai penjual sate itu.

Pedang sate itu sudah memulai usaha nya sejak 10 tahun yang lalu. Dari pukul 17.00 sampai pukul 22.00 penjual sate itu membuka dagangan sate nya dan kadang kadang juga waktu tutup dagangan tidak menentu karena tidak setiap hari dagangan terjual habis.

Sate juga adalah makanan yang sangat mudah di dapatkan di mana pun maupun di seluruh Indonesia. Sate juga terbuat dari aneka daging yang di potong secara kecil. Dagingnya di susun dalam tusukan sate yang sudah dibuat secara khusus, selanjutnya sate di bakar dengan bara api yang dijaga atau di kipas agar api nya tetap menyala. Maka setiap pedagang sate harus siap dengan kipasnya.

Pak Mukrim pernah menghadapi masalah yang banyak di rasakan para pedagang yang lain seperti naik turunnya harga bahan baku. Seiring dengan meningkatnya harga bahan baku dan persaingan yang semakin ketat juga, termasuk ibu Ernawati. Untuk mendapatkan perspektif lebih lanjut tentang permasalahan ini, saya berbicara dengan dua narasumber utama yaitu bapak Mukrim dan Ibu Ernawati.

Meskipun menghadapi kendala, Pak Mukrim dan Ibu Ernawati tetap bersikeras dalam mempertahankan dagangannya. Kedua pedagang sate itu akan terus berjuang untuk mendapatkan atau menjalankan usaha mereka.

NAMA : AFIFAH FADHILAH

NIM : 23041184371

KELAS : 2023H


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasakan makanan resto (MKR) khas pakistan yang lagi viral di daerah KH Mas Mansyur

Peresmian Gedung PW Muslimat NU

Transformasi Preferensi Media: Dari Bioskop ke Netflix