Memori Operator Telepon: Sebuah Pandangan ke Profesi yang Telah Hilang
Operator Telepon. (Sumber : Historia.id)
Operator telepon manusia adalah salah satu pekerjaan yang telah ditinggalkan dan menjadi kenangan dalam sejarah telekomunikasi. Profesi ini memainkan peran kunci dalam menghubungkan panggilan telepon pada masa lalu. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi kenangan dan pengalaman dari operator telepon manusia, salah satunya adalah Bapak Ihsan Wijaya yang pernah bekerja sebagai operator telepon manusia.
Pada awal perkembangan telepon, operator telepon adalah perantara penting dalam proses komunikasi. Mereka bertugas menghubungkan panggilan telepon antar pelanggan dengan menggunakan papan switchboard. Keterampilan dan kecepatan operator telepon sangat diperlukan untuk memastikan panggilan-panggilan tersebut berjalan lancar.
Operator telepon harus sangat terampil dalam mengenali kabel-kabel dan tombol-tombol yang rumit. Mereka akan menerima panggilan dari pelanggan, mendengar permintaan mereka, dan kemudian secara manual menghubungkan kabel-kabel untuk mengarahkan panggilan ke tujuan yang benar. “Sehari-hari saya duduk di depan papan switchboard yang penuh dengan kabel dan menghubungkan panggilan sesuai permintaan pelanggan. Saya harus sangat cepat dan akurat dalam menangani panggilan-panggilan itu, terutama di saat-saat darurat”. Ujar Bapak Ihsan.
Salah satu aspek yang membuat profesi operator telepon istimewa adalah hubungan yang mereka kembangkan dengan pelanggan. Operator telepon juga bertanggung jawab untuk mengelola panggilan darurat dan situasi mendesak, yang menunjukkan tanggung jawab besar yang mereka pegang.
Mesin-mesin komputer mulai menggantikan peran manusia dalam mengelola panggilan telepon. Hal ini mengarah pada berkurangnya lapangan pekerjaan untuk operator telepon manusia.
Meskipun operator telepon manusia mungkin telah pergi, kenangan mereka tetap hidup dalam sejarah telekomunikasi. Mereka adalah pelopor dalam menghubungkan dunia melalui suara manusia, dan peran mereka tidak boleh dilupakan. Banyak mantan operator telepon memiliki kenangan indah tentang pekerjaan mereka dan betapa mereka merasa bangga menjadi bagian dari perkembangan teknologi telepon.
Profesi operator telepon manusia mungkin telah berakhir, tetapi warisan mereka tetap berharga dalam sejarah telekomunikasi. Bagi Bapak Ihsan Wijaya, “ Meskipun telah ditinggalkan oleh perkembangan teknologi, profesi kami merupakan bagian penting dari sejarah komunikasi. Kami menjadi penghubung bagi orang di seluruh dunia, saya berharap itu tidak dilupakan”. Seiring dengan kemajuan teknologi, kita tidak boleh melupakan peran penting yang mereka mainkan dalam menghubungkan kita satu sama lain. Profesi ini adalah bagian penting dari cerita perkembangan teknologi komunikasi dan layak dihormati sebagai kenangan yang menginspirasi.
Nama : Musfirah Dalliah Hadhiratul Qudsiah
NIM : 23041184360

Komentar
Posting Komentar