Menggabungkan Transaksi Dan Interaksi: Jejak Media Sosial Dalam Aplikasi Keuangan

 Surabaya (22/11/2023)

Pada zaman sekarang masyarakat lebih cenderung menggunakan media digital untuk mengakses semua informasi, berita maupun hiburan. Seperti, platfrom media sosial yang sekarang sering digunakan oleh masyarakat berupa aplikasi m-Bangking, Ovo, Dana dan lain sebagainya. Dengan adanya aplikasi tersebut membuat suatu perubahan dalam hal transaksi yang awalnya menggunakan uang tunai menjadi non tunai. Perubahan tersebut bisa membuat negara ini menjadi lebih canggih dan maju dalam ilmu teknologi.

“ Menurut saya, aplikasi tersebut tidak begitu penting dalam kehidupan sehari-hari tetapi, aplikasi ini dapat memudahkan saya dalam melakukan transaksi, seperti membeli makanan, baju, maupun barang lainnya” ujar Khansa (19), mahasiswi UINSA.

“ Menurut saya, apliakasi tersebut sangat penting dalam kebutuhan sehari-hari karena, saya tipe orang yang tidak suka megang uang tunai dan aplikasi tersebut dapat mempengaruhi hidup saya karena dapat memudahkan dalam melakukan pembelian” ujar Tazza (22), pegawai bank BCA.

 “ Menurut saya, aplikasi tersebut itu penting dan berpengaruh dalam hidup saya karena dapat memudahkan saya mentransfer biaya pendidikan anak saya di pesantren” ujar Syifa (48), guru swasta non PNS.

Dengan hasil pertanyaan diatas bahwa masyarakat merasa butuh aplikasi tersebut dalam melakukan transaksi. Kira-kira sejak kapan masyarakat mulai beralih untuk melakukan transaksi dengan aplikasi tersebut?

“Saya mulai menggunakan aplikasi tersebut sejak 1 tahun yang lalu sampai dengan sekarang” ucap Khansa (19), mahasiswi UINSA .

“Saya mulai menggunakan aplikasi tersebut sejak 3 tahun yang lalu sampai dengan sekarang” ucap Syifa (48), guru swasta non PNS.

 “Sejak saya memulai bisnis hijab yaitu pada tahun 2020 sampai dengan sekarang” ujar Tazza (22), pegawai bank BCA.

Ternyata masyarakat sudah lama menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan transaksi, kemudian siapa saja yang mendapatkan keuntungan menggunakan aplikasi tersebut?

“Menurut saya sama-sama mendapat keuntungan ketika penjual dan pembeli mendapatkan keuntungan, karena aplikasi tersebut memudahkan kita dalam bertransaksi dan agar penjual tidak susah mencari kembalian.” ucap Khansa (19) mahasiswi UINSA.

“Menurut saya, yang diuntungkan dalam transaksi dengan menggunakan aplikasi tersebut yaitu dari kedua belah pihak baik si penjual maupun saya sendiri” ujar Syifa (48), guru swasta (non PNS).

“Semua orang yang menggunakan aplikasi ini merasa diuntungkan karena memudahkan dalam melakukan transaksi” ujar Tazza (22), pegawai bank BCA.

Dengan aplikasi ini dapat menguntungkan semua pihak yang menggunakannya. Apakah aplikasi tersebut dapat dilakukan dimana saja?

“Dulu hanya ada ditempat-tempat tertentu kayak di mall atau di restoran mewah tetapi sekarang toko-toko kecil, bahkan kantin di UINSA sudah banyak yang menyediakan aplikasi transaksi seperti itu.” ujar Khansa (19) UINSA.

“Dimana aja, asalkan ditempat yang kita beli menyediakan layanan non tunai” ujar Syifa (48), guru swasta non PNS.

“ Di pusat perbelanjaan, restoran, dan ditempat lainnya yang bisa dilakukan dengan pembayaran non tunai” ujar Tazza (22), pegawai bank BCA.

Dan ternyata aplikasi transaksi non tunai sudah ada dimana-mana, bahkan sekarang pedagang kaki lima juga menggunakan aplikasi tersebut. Bagaimana perasaan masyarakat dengan adanya perubahan zaman sekarang yang awalnya dalam melakukan transaksi menggunakan uang tunai tetapi sekarang menggunakan aplikasi non tunai tersebut.

“Pastinya ada kekurangan dan kelebihan, kelebihannya pedagang tidak sulit untuk mencari kembalian untuk kekurangannya mungkin juga masih ada pedagang-pedagang kecil yang belum memakai aplikasi tersebut dan ketika tidak punya uang tunai pasti kebingungan apalagi dalam hal parkir bapak-bapak jukir pinggir jalan yang jarang banget kita temui dengan menggunakan aplikasi tersebut.” ujar Khansa (19) mahasiswi UINSA.

Jadi dengan adanya perubahan zaman terkait penggunaan aplikasi tersebut mempunyai dampak positif dan negatif yang dirasakan oleh masyarakat. Dampak positifnya aplikasi ini praktis untuk dilakukan dalam melakukan transaksi sedangkan sisi negattifnya yaitu banyak tokoh kecil, tukang parkir dan orang yang tidak bisa menggunakan aplikasi tersebut tidak dapat merasakan keuntungan ataupun manfaat yang didapatkan dari aplikasi tersebut.

Nama : Shofi Maziyatu Layali

Nim. : 23041184352

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasakan makanan resto (MKR) khas pakistan yang lagi viral di daerah KH Mas Mansyur

Peresmian Gedung PW Muslimat NU

Transformasi Preferensi Media: Dari Bioskop ke Netflix