Pentingnya Tidur Cukup dalam Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

 Di dunia yang serba cepat di mana produktivitas dan efisiensi sangat dijunjung tinggi, tidur sering kali dikesampingkan. Namun, penelitian terbaru telah menjelaskan peran penting dari tidur yang cukup dalam menjaga gaya hidup sehat dan yang optimal.

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ahli tidur telah menghasilkan temuan menarik yang menekankan pentingnya tidur yang cukup untuk kesehatan dan kinerja optimal. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan ribuan partisipan dan memberikan wawasan mendalam tentang dampak positif tidur yang memadai. Dr. Sarah Johnson, pemimpin penelitian, menyatakan, "Temuan kami menegaskan bahwa tidur bukan hanya kebutuhan fisiologis, tetapi juga fondasi kesehatan yang kuat. Kurang tidur dapat memiliki dampak serius pada kesejahteraan fisik dan mental seseorang."

“Idealnya tidur untuk orang dewasa kisaran 6-7 jam. Pada waktu tersebut dinilai bahwa energi yg terkuras bisa kembali optimal” tutur Ulya (20) , seorang karyawan swasta namun Nikma (21) berpendapat “Tidur yang cukup itu 5 jam untuk malam hari sedangkan 2 jam pada siang hari” berbeda pula dengan yang diutarakan oleh Caca (18) “ dikatakan normal, cukup dan optimal seseorang tidur yakni dengan total waktu 8 jam, itu sudah bisa membangun jiwa produktif ketika bangun tidur”.

Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental yang baik. Kurang tidur dapat berdampak negatif pada perilaku dan kesehatan secara keseluruhan. kurang tidur pun dapat menyebabkan risiko yang lebih tinggi dari berbagai masalah kesehatan.

Ulya menyatakan “ Apabila kurang tidur saya pribadi akan sering moodswing¬ dan entah mengapa saya jadi sering merasa cemas, sering tidak fokus, kesulitan berkonsentrasi pun menjadi kepribadian saya saat kurang tidur”

“ Badan menjadi ¬pegel-pegel dan saya ga fit bahkan saya pernah hampir tumbang saat saya kekurangan masa tidur yang tidak cukup” Ujar Nikma

Tidur nyenyak di malam hari adalah hal yang penting karena beberapa alasan. Pertama, tidur diperlukan agar tubuh dapat berfungsi dengan baik. Selama tidur, tubuh memperbaiki dan meremajakan dirinya sendiri, memungkinkan pertumbuhan, regenerasi sel, dan pemulihan berbagai proses fisiologis. Selain itu, tidur memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan mental dan fungsi kognitif. Tidur membantu mengkonsolidasikan dan memproses informasi, meningkatkan daya ingat, dan meningkatkan fungsi otak secara keseluruhan. Tidur yang cukup juga berkontribusi pada kesehatan emosional, karena dapat mengatur suasana hati dan mengurangi risiko gangguan kesehatan mental. Selain itu, tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan fisik, karena mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat, membantu mengatur hormon, dan meningkatkan metabolisme yang sehat. Secara keseluruhan, tidur yang nyenyak sangat penting untuk kesehatan fisik, mental, dan emosional yang optimal.

“Untuk memastikan tidur yang nyenyak, sangat bisa apabila membuat jadwal tidur yang teratur, menghindari mengkonsumsi kopi-kopian sebelum tidur, dan mengurangi bermain gadget. Memprioritaskan tidur dan menjadikannya sebagai prioritas dalam rutinitas harian kita sangat penting untuk menjaga kesehatan dan fungsi tubuh yang optimal” ujar Ulya, Karyawan swasta (20) sedangkan tutur Caca “ Untuk tidur yang nyenyak, kita perlu lingkungan yang mendukung dan nyaman, perlu tidur dalam kondisi lampu yang dimatikan, dan suasana hati yang mendukung”

Kesimpulannya, tidur bukanlah sebuah kemewahan, melainkan sebuah kebutuhan untuk kesehatan secara keseluruhan. Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga fungsi kognitif yang optimal, kesehatan emosional, dan kesehatan fisik. Memprioritaskan tidur dan menerapkan kebiasaan tidur yang sehat dapat menghasilkan kehidupan yang lebih produktif, lebih bahagia, dan lebih sehat.

Nama : Kamelia Roudlotin

NIM : 23041184351

Kelas : 2023 H


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasakan makanan resto (MKR) khas pakistan yang lagi viral di daerah KH Mas Mansyur

Peresmian Gedung PW Muslimat NU

Transformasi Preferensi Media: Dari Bioskop ke Netflix