Pergeseran Paradigma: Online Shop Melampaui Pasar Tradisional
Surabaya (22/11/2023) - Adanya perkembangan teknologi yang kian canggih menjadi berpengaruh dalam dunia perjual-belian. online shop menggeser peran pasar tradisional, terutama di kalangan anak muda dengan pertumbuhan mencapai ±75 juta. Sedangkan para pengguna pasar tradisional didominasi oleh masyarakat dengan rentan usia lanjut yang dinilai gaptek akan teknologi.
“Pada zaman sekarang lebih praktis jika belanja melalui platform olshop-olshop yang ada, dan hal itu kebanyakan menjadi piliha dari anak-anak zaman sekarang, namun tidak bisa dipungkiri kalau pasar tradisional pun masi menjadi kebanggan belanja orang tua untuk berburu sayur mayur yang segar, belanja kebutuhan masak sehari-hari pun lebih enak dipasar” ujar Salma (18), mahasiswa UINMA
“Pasar tradisional kebanyakan menjadi pilihan ibu-ibu. Sedangkan online shop itu kebanyakan yang makai itu generasi milenial dan generasi Z, karena mereka lebih banyak beraktivitas menggunakan gadget daripada berinteraksi langsung” tutur Najma (18), mahasiswa UII.
Kenyamanan dan aksesibilitas menjadi faktor yang membuat masyarakat beralih dari pasar tradisional ke online shop. Kemudahan mencari produk, membandingkan harga, dan membeli produk tanpa meninggalkan rumah menjadi alasan utama mengapa online shop menjadi lebih populer.
“Masyarakat beralih dari pasar tradisional ke online shop karena aksesnya yang simple, lebih murah dan lebih praktis” ujar Salma (18)
“Perkembangan zaman menjadikan masyarakat sudah bergantung pada teknologi yang semakin canggih, dengan online shop pun kita bisa belanja dengan praktis, berbeda dengan belanja ke pasar tradisional kita harus menyempatkan waktu dan itu bisa menghambat pekerjaan” ucap Ulya (19), mahasiswa UINWS Semarang
“Belanja di online shop dinilai lebih efisien dan ekonomis, apalagi bagi pekerja kantoran yang minim waktu untuk meluangkan waktunya hanya sekedar membeli kebutuhan rumah atau bahkan kebutihan dirinya sendiri. online shop menyediakan banyak pilihan daripada di pasar tradisional bahkan dengan adanya delivery order ini semakin memudahkan pengguna dalam menggunakan online shop” tutur Bintan (18), Mahasiswa UIN Jakarta
Pagi dan malam hari adalah waktu yang sering digunakan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional, karena pada waktu tersebut barang yang ada masih fresh, selain itu di malam hari adalah waktu yang longgar oleh sebagian orang setelah bekerja dari pagi hingga sore hari. Namun menjadi keuntungan tersendiri, berbelanja di pasar online lebih fleksibel, ini menjadi salah satu faktor penyebab peralihan masyarakat dari pasar tradisional ke pasar online tersebut.
“saya pribadi dan keluarga jarang untuk berbelanja di pasar,namun kadang kala Ayah belanja ke pasar setelah pulang kerja saat malam hari, dan saya termasuk tim belanja dionline shop saat ada diskon ataupun saat ada racun dari teman-teman untuk belanja” ujar Bintan
“rata-rata orang pergi berbelanja ke pasar itu pagi hari, seperti ibu saya. Berbeda dengan berbelanja di online shop karena bisa kapanpun dan dimanapun.” ujar salma
“biasanya keluargaku pergi ke pasar tradisional setiap weekend, yakni minggu pagi. Nah kalau aku sendiri untuk berbelanja online shop itusaat awal bulanan karena saat itu udah cair uang bulanan, dan awal bulan biasanya dapat diskon banyak dari platform-platform belanja online, contohnya 1.1” ungkap Najma
Perbandingan harga produk antara pasar tradisional dan online shop terus menjadi perdebatan. Meskipun online shop dapat menawarkan harga yang lebih masuk akal dan adanya diskon yang dapat menarik minat para konsumen, pasar tradisional masih memiliki keunggulan dalam hal tawar menawar, keberagaman dan kualitas produk.
Namun Siapa yang Unggul?
Sementara persaingan terus berlanjut, banyak konsumen yang memilih mencampurkan pengalaman berbelanja di pasar dan online. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing, dan pilihan akhir tergantung pada prioritas dan kebutuhan individual. Apakah pasar tradisional akan mempertahankan pesonanya atau apakah online shop akan terus mendominasi pasar, hanya waktu yang akan memberikan jawabannya.
Nama : Kamelia Roudlotin
NIM : 23041184351
Kelas : 2023 H
Komentar
Posting Komentar