“Kue Homemade: Nikmati Kelezatan yang Dibuat dengan Tangan Sendiri”
Surabaya, 06 Desember 2023
Membuat kue merupakan kegiatan yang melibatkan proses memasak dan mengolah bahan-bahan untuk menghasilkan berbagai jenis kue. Aktifitas membuat kue kerap sekali identik dengan orang kalangan tua-tua, namun milenial sekarang kerap juga bisa membuat kue. Kerajinan membuat kue telah menjadi bisnis sejak lama. Hal ini bukan tanpa sebab, pasalnya minat masyarakat terhadap bisnis yang kreatif, khususnya kue-kue yang sekarang sedang popular.
Syifa’ (46) merupakan guru SD yang memiliki kesibukan membuat kue disela-sela kekosongan waktunya dalam melakukan kewajiban sebagai guru setiap harinya. Keterampilannya dalam membuat kue telah dimulai sejak berumur 20 tahun, berawal dari sering mengikuti kursus kue hingga menjadi hobi berkepanjangan dalam membuat kue.
“Hobi membuat kue ini tidak pernah berhenti mulai saya belum menikah sampai sekarang sudah punya keluarga , sehingga menular kepada anak-anak saya”. Saat Syifa’ membuat kue banyak orang-orang yang memesan, karena menurut mereka kue bikinan Syifa’ sangat enak dan khas.
“awalnya waktu itu saya sering melihat ibu saya membuat kue karena ibu saya penjual kue dan saya hanya menjual-jualnya, tetapi tiba-tiba saya mempunyai keinginan untuk ikut membuat kue dan akhirnya saya jadikan hobi untuk membuat kue”. Ujar Syifa’
Selain untuk mengisi waktu luang, Syifa’ sering kali mendapat pesanan kue. Untuk harga tergantung kue yang ingin dipesan. Membuat kue bukan hal yang mudah namun bukan juga suatu hal yang sulit, apabila ada keinginan dan kemauan untuk belajar dan menekuni pasti akan dianggap mudah.
“kue yang pertama kali saya buat adalah kue kering, saya titip-titipkan ke toko-toko klontong. Awalnya hanya macam 1 kue yaitu kue semprit, lambat laun jadi 3 macam kue, nastar, semprit, roti kacang”. Tutur Syifa’
Lambat laun Syifa’ sudah mulai mencoba membikin kue selain kue kering, seperti kue basah ada yang asin dan manis. Contoh kue asin yaitu pastel, risol, lumpia, lemper dan berbagai kue yang lain, dan contoh kue yang manis yaitu cupcake, cake zebra, pai buah, pai susu, putu belanda, donat, dan berbagai macam bakery. Dan ada juga kue-kue hantaran, biasanya digunakan untuk seserahan.
“pembelian kue di saya bisa lewat aplikasi mana saja, bisa lewat Whatsaap, Instagram, Facebook, telepon dengan nomor biasa juga bisa. Jadi jangan bingung-bingung untuk memesannya”.
Untuk membuat kue perlu memerlukan budget tidak banyak dan tidak sedikit, tergantung mau bikin kue apa dulu. Bahan-bahan yang pasti selalu ada yaitu tepung terigu, telur, dan gula. Dan jika ingin membuat kue pastikan sudah punya alat-alatnya, jika tidak punya akan sulit untuk membuatnya.
Belajar membuat kue pun tentu harus paham dengan langkah-langkahnya, untuk pemula biasanya membikin kue yang simple dan mudah.
“anak saya tidak saya ajari membuat kue, tetapi dia bisa.Karena sering melihat saya membuat kue walaupun dalam membuat kue tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ya meskipun masih pakek nanya-nanya mungkin efek tanpa belajar, cuma hanya sering melihat ibunya membikin kue. Saya punya cita-cita anak saya ada yang meneruskan hobi sekaligus menjadi lahan untuk mencari uang. Keinginan saya sekaligus cita-cita saya ingin mempunyai sebuah toko bahan kue sekaligus toko kue yang sangat besar dan terkenal dimana-mana”. Tutur Syifa’
Membuat kue bukan hanya tentang menghasilkan hidangan lezat, tapi juga tentang proses dan pengalaman yang diberikan. Ini juga bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain yang dapat menikmati hasilnya.
Nama : Shofi Maziyatu Layali
NIM : 23041184352
Komentar
Posting Komentar